MEDIA BELAJAR DARING /BDR SMA NEGERI 1 MADANG SUKU II KAB .OKU TIMUR DIMAS CONVID-19

Senin, 01 Agustus 2011

sistem periodik


Model Atom Bohr/ Mekanika Kuantum/Modern

MODEL ATOM BOHR

====================================

Dari hasil percobaan spektrum cahaya yang diuraiakan menjadi berbagai warna panjang gelombang merah,jingga,kuning, hijau, biru, ungu disebut spektrum kontiju. Sedangkan spektrum atom hidrogen bersifat diskontiju karena menghasilkan beberapa warna saja.(spektrm garis. perpindahan elektron dari kulit)

http://www.mhhe.com/physsci/chemistry/essentialchemistry/flash/linesp16.swf


dari hasil percobaan tersebut, pada tahun 1913 Bohr mengemukakan bahwa:

1. Electron dalam atom hydrogen bergerak mengelilingi inti pada orbit dengan jarak tertentu dan tingkatan energi tertentu pula.

2. Selama elektron mengelilingi inti maka elektron tidak akan kehilangan energi. Elektron hanya kehilangan atau mendapatkan energi pada saat dia berpindah dari satu orbit ke orbit yang lain, energi akan diabsorbsi atau diemisikan dalam bentuk radiasi elektromagnetik dengan frekuensi tertentu.

3. Untuk menjelaskan model atomnya ini Bohr menggunakan atom hydrogen sebagai model, dia mampu menghitung radius setiap orbit yang ada di atom hydrogen sekaligus menghitung tingakatan energinya, dan yang lebih penting lagi hal ini sesuai dengan kisaran data hasil eksperimen yang ditunjukan oleh spectrum garis atom hydrogen.

Tingkatan energi dalam atom hydrogen dihitung dengan rumus:

E = -2.178×10-18 J ( Z2/n2

Beberapa gambar atom Bohr

http://www.visionlearning.com/library/flash_viewer.php?oid=1347&mid=51


MODEL ATAOM MEKANIKA KUANTUM

Teori mekanika kuantum mempunyai persamaan dengan teori atom Niels Bohr dalam hal tingkat-tingkat energi atau kulit-kulit atom, tetapi berbeda dalam hal bentuk lintasan atau orbit tersebut. dalam teori atom mekanika kuantum, posisi elektron adalah tidak pasti. hal yang dapat ditentukan mangenai keberadaan elektron di dalam atom adalah daerah dengan peluang terbesar untuk menemukan elektron tersebut. daerah dengan peluang terbesar itu disebut orbital. gambaran sederhana dari model atom mekanika kuantum seperti di bawah ini







Minggu, 31 Juli 2011

MODEL ATOM DALTON/THOMSON/RUTHERFORD

MODEL ATOM DALTON

==================================

Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnya tentang atom :

1. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi

2. Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda

3. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen

4. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan

5. Atom suatu unsur sama segala sifatnya, sedangkan atom unsur berbeda, berlainan dalam massa


MODEL ATOM JJ. THOMSON

====================================

Setelah penemuan elektron, maka teori Dalton yang mengatakan bahwa atom adalah partikel yang tak terbagi, tidak dapat diterima lagi. Pada tahun 1900, J.J Thomson mengajukan model atom yang menyerupai roti kismis. Menurut Thomson, atom terdiri dari materi bermuatan positif dan didalamnya tersebar elektron bagaikan kismis dalam roti kismis.

http://kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2007/Vika%20Susanti/thomson/v_model_movie.gif

Model Atom Thomson, bola positif yang pejal

Kelebihan dan Kelemahan Model Atom Thomson

Kelebihan
Membuktikan adanya partikel lain yang bermuatan negatif dalam atom. Berarti atom bukan merupakan bagian terkecil dari suatu unsur.

Kelemahan
Model Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.



Hasil percobaannya membuktikan bahwa ada partikel bermuatan negatif dalam suatu atom karena sinar tersebut dapat dibelokkan ke arah kutub positif medan listrik. berdasarkan besarnya simpangan sinar katode dalam medan listrik, Thomson dapat menentukan nisbah muatan terhadap massa (nilai e/m) dari partikel sinar katode sebesar 1.76 x 108 Coulomb/gram

Besarnya muatan dalam elektron ditemukan oleh Robert Andrew Milikan (1908) melalui percobaan tetes minyak Milikan seperti gambar di bawah ini


MODEL ATOM RUTHERFORD

===============================
Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi, pada penembakan partikel pada lempeng emas (percobaan Rutherford:http://www.mhhe.com/physsci/chemistry/essentialchemistry/flash/ruther14.swf

diperoleh beberapa kesipulan sebagai berikut:

1. Atom bukan merupakan bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan

2. Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas, maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.

3. Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom, berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Bila perbandingan 1:20.000 merupakan perbandingan diameter, maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan.

Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut, Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif.

Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak.

Model atom Rutherford dapat digambarkan sebagai berikut:

Untuk atom hidrogen yang memiliki 1 elektron ditunjukan lintasanya sebagai berikut:

http://kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2007/Vika%20Susanti/thomson/v_model_movie.gif

Untuk atom yang elektronnya banyak ditunjukan sebagai berikut:

http://kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2007/Vika%20Susanti/rutherford/Picture1.gif
















Sabtu, 02 Juli 2011

MARTAPURA

MARTAPURA OKU TIMUR
Kota Martapura adalah sebuah nama kota yang telak banyak dikenal oleh masyarakat indonesia. Dua kota yang memiliki nama sama yaitu: Martapura yang berada di Kalimantan dan di sumatra selatan. Kota Martapura memang memiliki banyak kelebihan dan menjadi kebangaan masyarakatnya.
Martapura di OKU Timur sebuah kota yang dilewati sungai komering yang membentang dari Danau Ranau sampai bermuara di laut Cina Selatan. Dengan panorama yang indah di kanan kiri sungai, tebing. dan hutan yang dapat dijadikan objek wisata.
Martapura di OKU timur penghasil beras untuk wilayah Indonesia bagian barat yang sangat penting menunjang perekonomian masyarakatnya. (tunggu lanjutanya) SUMARNO BEDILAN. http://www.youtube.com/watch?v=7TO1rxZmOl4&feature=player_detailpage

Kamis, 05 Mei 2011

3.3.Kurang Yodium Berisiko Tinggi Pada Wanita Hamil (Kimia Lingkungan)

Kurang Yodium Berisiko Tinggi

Pada Wanita Hamil

Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) tidak hanya menyebabkan 'gondok epidemik', tetapi pada wanita hamil mempunyai resiko karena bisa mengakibatkan abortus, lahir mati, kematian bayi sampai cacat bawaan.
Bahkan, kata Wakil Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Kamis, semua gangguan tersebut dapat berakibat pada rendahnya prestasi belajar anak usia sekolah, produktivitas rendah pada orang dewasa serta timbulnya berbagai permasalahan sosial ekonomi masyarakat yang dapat menghambat pembangunan.

Guna mengatasi GAKY, pemerintah mencanangkan Program Yodisasi Garam (PYG), yaitu penambahan yodium pada semua garam konsumsi yang disepakati sebagai cara yang aman, efektif dan berkesinambungan untuk mencapai konsumsi yodium yang optimal bagi masyarakat.

Pada sosialisasi Ranperda Pemprov Sulsel menyangkut peredaran garam beryodium dan garam tidak beryodium dalam wilayah Sulsel, garam beryodium adalah garam konsumsi yang mengandung komponen utama Natrium Chlorida (NaCl) minimal 94,7 persen, air maksimal lima persen dan Kalium Iodat (KIO3) sebanyak 30-80 ppm (mg/kg) serta senyawa lainnya.

Wagub mengatakan, Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah yang potensial untuk usaha garam, baik sebagai daerah produsen garam bahan baku dengan produksi rata-rata 70.000 ton per tahun maupun sebagai daerah industri garam beryodium yang memiliki sekitar 40 perusahan dengan kapasitas produksi kurang lebih 40.000 ton per tahun.

Dengan jumlah penduduk yang cukup besar yakni mencapai 7,3 juta jiwa, daerah ini juga merupakan wilayah pemasaran garam konsumsi yang cukup potensial.

Wagub mengingatkan masyarakat bahwa ada garam beryodium palsu, karena ditemukan kemasan garam yang mengklaim mengandung yodium namun kandungan KIO3 ternyata kurang dari 30 ppm.



Sabun dan Deterjen

Limbah domestik kerapkali mengandung sabun dan diterjen. Keduanya merupakan sumber potensial bagi bahan pencemar organik. Sabun adalah senyawa garan dari asam-asam lemak tinggi, seperti natrium stearat, C17H35COO-Na+. Aksi pencucian dari sabun banyak dihasilkan dari kekuatan pengemulsian dan kemampuan menurunkan tegangan permukaan dari air. Konsep ini dapat dipahami dengan mengingat kedua sifat dari ion sabun. Suatu gambaran dari stearat terdiri dari ion karboksil sebagai “kepala” dengan hidrokarbon yang panjang sebagai “ekor“.

Dengan adanya minyak, lemak dan bahan organik tidak larut dalam air lainnya, kecenderungan untuk ‘ekor” dari anion melarut dalam bahan organik, sedangkan bagian “kepala” tetap tinggal dalam larutan air.

Oleh karena itu sabun mengemulsi atau mengsuspensi bahan organik dalam air. Dalam proses ini, anion-anion membentuk partikel-partikel micelle .

Keuntungan yang utama dari sabun sebagai bahan pencuci terjadi dari reaksi dengan kation-kation divalen membentuk garam-garam dari asam lemak yang tidak larut.

2 C17H35COO-Na+ + Ca2+ –> Ca(C17H35CO2)2(s) + 2 Na+

Padatan-padatan tidak larut ini, biasanya garam-garam dari magnesium atau kalsium. Keduanya tidak seluruhnya efektif seperti bahan­bahan pencuci. Bila sabun digunakan dengan cukup, semua kation divalen dapat dihilangkan oleh reaksinya dengan sabun, dan air yang mengandung sabun berlebih dapat mempunyai kemampuan pencucian dengan kualitas yang baik.

Begitu sabun masuk ke dalam buangan air atau suatu sistem akuatik biasanya langsung terendap sebagai garam-garam kalsium dan magnesium, oleh karena itu beberapa pengaruh dari sabun dalam larutan mungkin dapat dihilangkan. Akhirnya dengan biodegridasi, sabun secara sempurna dapat dihilangkan dari lingkungan. Oleh kerena itu terlepas dari pembentukan buih yang tidak enak dipandang, sabun tidak menyebabkan pencemaran yang penting.

Deterjen sintentik mempunyai sifat-sifat mencuci yang baik dan tidak membentuk garam-garam tidak larut dengan ion-ion kalsium dari magnesium yang biasa terdapat dalam air sadah. Deterjen sintetik mempunyai keuntungan tambahan karena secara relatif bersifat asam kuat, oleh karena itu tidak menghasilkan endapan sebagai asam-asam yang mengendap suatu karakteristik yang tidak nampak pada sabun.

Unsur kunci dari deterjen adalah bahan surfaktan atau bahan aktif permukaan yang bereaksi dalam menjadikan air menjadi basah (wetter) dan sebagai bahan pencuci yang lebih baik. Surfaktan terkonsentrasi pada batas permukaan antara air dengan gas (udara), padatan-padatan (debu) dan cairan-cairan yang tidak dapat bercampur (minyak). Hal ini terjadi karena struktur “Amphiphilic” yang berarti bagian yang satu dari molekul adalah suatu yang bersifat polar atau gugus ionik (sebagai kepala) dengan afinitas yang kuat untuk air dan bagian lainnya suatu hidrokarbon (sebagai ekor) yang tidak suka air.

Senyawa ini suatu surfaktan alkil sulfat, suatu jenis yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan seperti shampo, kosmetik, pembersih, dan loundry. Sampai tahun 1960-an sufaktan yang paling umum digunakan adalah alkil benzen sulfonat. ABS suatu produk derivat alkil benzen. ABS sangat tidak menguntungkan karena ternyata sangat lambat terurai oleh bakteri pengurai disebabkan oleh adanya rantai bercabang pada strukturnya. Oleh kerena itu ABS kemudian digantikan oleh surfaktan yang dapat dibiodegradasi yang dikenal dengan Linier Alkil Sulfonat (LAS). Sejak LAS menggantikan ABS dalam deterjen masalah-masalah yang timbul seperti penutupan permukaan air oleh gumpalan busa dapat dihilangkan dan toksinitasnya terhadap ikan di air telah banyak dikurangi.

Sampah dan buangan-buangan kotoran dari rumah tangga, pertanian dan pabrik/industri dapat mengurangi kadar oksigen dalam air yang dibutuhkan oleh kehidupan dalam air. Di bawah pengaruh bakteri anaerob senyawa organik akan terurai dan menghasilkan gas-gas NH3 dan H2S dengan bau busuknya. Penguraian senyawa-senyawa organik juga akan menghasilkan gas-gas beracun dan bakteri-bakteri patogen yang akan mengganggu kesehatan air.

Ditergen tidak dapat diuraikan oleh organisme lain kecuali oleh ganggang hijau dan yang tidak sempat diuraikan ini akan menimbulkan pencemaran air. Senyawa-senyawa organik seperti pestisida (DDT, dikhloro difenol trikhlor metana), juga merupakan bahan pencemar air. Sisa-sisa penggunaan pestisida yang berlebihan akan terbawa aliran air pertanian dan akan masuk ke dalam rantai makanan dan masuk dalam jaringan tubuh makhluk yang memakan makanan itu.

Bahan pencemar air yang paling berbahaya adalah air raksa. Senyawa­senyawa air raksa dapat berasal dari pabrik kertas, lampu merkuri. Karena pengaruh bakteri anaerob garam anorganik Hg dengan adanya senyawa hidrokarbon akan bereaksi membentuk senyawa dimetil mekuri (CH3)2Hg yang larut dalam air tanah dan masuk dalam rantai makanan yang akhirnya dimakan manusia.

Energi panas juga dapat menjadi bahan pencemar air, misalnya penggunaan air sebagai pendingin dalam proses di suatu industri atau yang digunakan pada reaktor atom, menyebabkan air menjadi panas. Air yang menjadi panas, selain mengurangi kelarutan oksigen dalam air juga dapat berpengaruh langsung kehidupan dalam air.

Semoga Bermanfaat

baru